Kamis, 23 Juli 2009

Mutiara Hikmah

MUHAMMAD AL-WARRAQ
Namanya Abu Bakar Muhammad bin Umar Al-Warraq At-Turmudzi, tinggal di Balkh, bersahabat dengan Ahmad bin Khadhrawaih dan lain-lain. Dia menyusun beberapa buku tentang Riyadhah (suatu cara berlatih untuk mendekatkan diri pada Allah) Di ntara mutiara hikmahnya adalah:
-Barang siapa yang memuaskan anggota tubuhnya dengan syubhat, sama dengan menanam pohon penyesalan dihatinya.
- Andaikata dikatakan pada tamak,"Siapakah ayahmu?"Dia akan menjawab,"Bimbang terhadap takdir."Andaikata di tanya lagi,"Apa pekerjaanmu?"Dia akan menjawab,"Mencari kehinaan."Andaikata di tanyakan tujuannya, dia akan menjawab,"Penghalang." (judul saduran"Risalah Qusyairiyah sumber kajian ilmu tasawuf " penyadur: Umar Faruq, judul asli "Ar-Risalah Qusyairiyah fi 'Ilmit Tashawwuf, penyusun :Abul Qasim Abdul Karim Hawazin Al-Qusyairi An-Naisaburi )

Selasa, 21 Juli 2009

Mutiara hikmah

Al-HUSIN BIN YAZDANIYAR
Namanya Abu Bakar Al-Husin bin Ali bin Yazdaniyar, dari Armenia. Dia seorang alim dan wara' yang mempunyai thariqah khusus dalam Tasawuf.
Dia menasehatkan,"Janganlah mengharapkan dekat dengan Allah jika kamu masih lebih mengutamakan manusia. Janganlah mengharap cinta Allah jika kamu masih suka bermewahan. Jangan mengharapkan kedudukan dari Allah jika kamu masih suka kedudukan di sisi manusia" (judul saduran"Risalah Qusyairiyah sumber kajian ilmu tasawuf " penyadur: Umar Faruq, judul asli "Ar-Risalah Qusyairiyah fi 'Ilmit Tashawwuf, penyusun :Abul Qasim Abdul Karim Hawazin Al-Qusyairi An-Naisaburi )

Senin, 20 Juli 2009

Rindu

Ahmad bin Atha pernah di tanya tentang rindu"Apakah rindu lebih tinggi dari pada cinta?" Jawabnya, "Cinta lebih tinggi karena rindu itu bersumber dari cinta."(judul saduran"Risalah Qusyairiyah sumber kajian ilmu tasawuf " penyadur: Umar Faruq, judul asli "Ar-Risalah Qusyairiyah fi 'Ilmit Tashawwuf, penyusun :Abul Qasim Abdul Karim Hawazin Al-Qusyairi An-Naisaburi )

Minggu, 19 Juli 2009

Persahabatan

Dzun Nun Al-Mishri berkata"Janganlah bersahabat dengan Allah kecuali dengan beribadah. Janganlah bersahabat dengan manusia kecuali dengan saling memberi nasihat. Janganlah bersahabat dengan hawa nafsu kecuali dengan melawannya. Dan janganlah bersahabat dengan setan kecuali dengan memusuhinya. "Seseorang kemudian bertanya kepadanya"Dengan siapakah saya harus bersahabat?" "Bersahabatlah dengan orang yang jika kamu sakit ia mengunjungimu. Jika kamu bersalah, ia memaafkanmu" jawab DzunNun (judul saduran"Risalah Qusyairiyah sumber kajian ilmu tasawuf " penyadur: Umar Faruq, judul asli "Ar-Risalah Qusyairiyah fi 'Ilmit Tashawwuf, penyusun :Abul Qasim Abdul Karim Hawazin Al-Qusyairi An-Naisaburi )